
Informasi PPDB RA Ar Raihan silahkan klik tombol di bawah ini
Assalamu’alaikum Ayah Bunda
Selamat datang di RA Ar Raihan
RA Ar Raihan Bantul merupakan lembaga pendidikan islam anak usia dini yang berada di bawah naungan Yayasan Ar Raihan. Berdiri sejak tahun 1997 dan saat ini berlokasi di Jalan Ir Juanda, Kweden, Trirenggo, Bantul dengan mengusung konsep pendidikan Islam terpadu.

Program Unggulan

Sekolah Cinta Quran
Tahsin dan Tahfidz Quran Juz 30, Hafalan Doa dan Hadist

Sekolah Orangtua Ar Raihan (SOTA)
Kegiatan Parenting untuk Orang Tua/Wali Murid

Penanaman Adab dan Karakter pada Anak
Syiar pembiasaan kepada Anak untuk membentuk adab dan karakter yang baik
Kabar Sekolah
-
Branding Online, RA Unggulan Ar Raihan Agendakan Tim Cyber
BANTUL, ra.arraihan.org–Kehadiran teknologi digital, khususnya terkait internet, membuat cara berkomunkasi dan gaya hidup manusia bergeser. Sebelum kehadiran internet, media televisi merupakan saluran tercepat yang dapat diakses manusia. Kini, dengan kehadiran internet, media online tumbuh laksana cendawan di musim hujan, semuanya menawarkan kemudahan dan kecepatan. Hal tersebut disampaikan Sabjan Badio dalam rapat koordinasi BPH dengan unit-unit
-
16 RA Asal Wonogiri Kunjungi RA Unggulan Ar Raihan Bantul
BANTUL, ra.arraihan.org–Sebanyak 55 guru dan karyawan yang berasal dari 16 raudhatul athfal dari Distrik Purwantoro Wonogiri kunjungi RA Unggulan Ar Raihan, Kamis (21/1) lalu. Rombongan yang dipimpin oleh Sholihun Awar tersebut memiliki ketertarikan atas perkembangan Raudhatul Athfal Ar Raihan. “Kami mendapatkan informasi bahwa RA Ar Raihan berkembang dari bawah. Atas dasar itulah, kami ingin belajar
-
Guru RA Ar Raihan Bantul Persembahkan Operet Kematian
BANTUL, ra.arraihan.org–Guru raudhatul athfal identik dengan keceriaan dan kegembiraan. Hal tersebut telah menjadi tuntutan profesional mereka sebagai pendidik kalangan prasekolah. Siapa sangka, Sabtu (19/12) malam lalu Guru RA Ar Raihan Bantul justru menampilkan operet kematian pada milad Yayasan Ar Raihan. Dikisahkan, seorang ibu menghadapi sakaratul maut setelah pulang dari perjalanan. Pada saat itulah dia menyadari
